Sunday, October 12, 2008

Penerbangan SJ253 Sriwijaya air dari balikpapan tujuan surabaya yang membingungkan dan menegangkan.

Pada tanggal 8 oktober 2008 jam 5 sore saya tiba dibandara sepinggan balikpapan hendak berangkat ke surabaya karena waktu liburan sudah habis. ketika sudah sampai dibandara saya sangat kaget, dimonitor kebrangkatan penerbangan sj253 tujuan surabaya berangkat pukul 16.50 sedangkan ditiket tertulis 17.50 lalu saya bergegas masuk yang biasanya pada ngantri untuk cek in dan bagasi ternyata sepi, eh gak taunya saya hampir saja ketinggalan pesawat karena saya orang terakhir yang datang. akhirnya saya duduk dipaling depan seat A1 uda kyk eksekutif duduknya didepan sendirian lagi..hehehe..

huh...koq tidak konsisten nih, padahal maunya tidak buru-buru jadi buru-buru padahal silvi baru aja mau ikut nganter dibandara sepulang dia bekerja jadinya tak sempat bertemu dan mencium keningnya. setelah diudara, ternyata pesawat yang saya tumpangi harus melwati cuaca yang sedang buruk, awan yang sangat tebal serta petir yang terlihat dari jendela tempat duduk saya juga sangat mengerikan. pesawatpun bergoyang karena melewati awan tebal.

pilot berbicara bahwa sebentar lagi kita akan memasuki kota surabaya dan akan mendarat lalu pilot akan memadamkan semua lampu. ketika semua lampu dipadamkan pesawat juga masih harus melewati awan2 tebal dan tiba2 pesawat terasa berhenti lalu badan saya terasa sedikit terangkat seperti pesawat ini akan jatuh kebawah dengan cepat, penumpangpun berteriakan dibelakang saya, pesawatpun jadi tidak stabil dijendela yang saya liat bahwa pesawat ini berada didalam awan yang sangat tebal, jatung pun terasa berdetak sangat kencang dengan menyebut lailahaillallah, subhanallah, allhuakbar berulang-ulang kali. suara pilot, pramugari dan pramugara yang memberi peringatan pun tidak terdengar mungkin mereka juga sedang tegang-tegangnnya.

setelah beberapa kemudian akhirnya pesawat berhasil melewati cuaca yang buruk tadi dan masuk ke kota surabaya, tidak lama pesawat landing dan alhadulillah semua dalam keadaan selamat.

sewaktu hendak turun meski saya duduk didepan tapi saya mempersilahkan dulu orang-orang yang dibelakang saya untuk keluar. setelah keluar semua saya melihat nenek tua yang sekarat dan harus dibawa dirumah sakit. para awak cabin pesawatpun menolongnya dengan memberikan oksigen sepertinya nenek tersebut mendadak sakit jatung mungkin karena kejadian tadi, saya juga ngerasa kaget koq klo pesawat turun seperti jatuh dari langit. kasihan nenek itu.

yah begutulah pengalaman saya dipesawat.

Konservasi Beruang Madu di Argowisata KM 23 Balikpapan

Pada hari minggu tanggal 5 oktober saya bersama sang kekasih dan juga adik saya (aya) bertiga penasaran dengan yang namanya beruang madu. setelah saya mencari tahu tentang tempat konservasi beruang madu akhirnya saya mendatangi tempat tersebut yang teryata berada di argowisata km 23 balikpapan.
Setelah sampai disana ternyata ada juga tempat pemeliharaan hewan kucing, wah..kucingnya bnyak banget dari berbagai macam jenis, lucu dan menggemaskan. beberapa meter dari tempat pemeliharaan kucing adalah tempat pemeliharaan beruang madu. untuk dapat melihat beruang madu kita harus masuk melewati sebuat jembatan yang panjangnya kurang lebih 100m yang nanti juga akan dibimbing oleh seorang guide. masuknya gratis koq tanpa diminta ongkos biaya karcis dan sebagainya.

kalo anda mau kesana nih sebaiknya pada saat jam 9 pagi dan jam 3 sore karena pada saat jam-jam segitu beruangnya sedang dikasih makan oleh para penjaga disana. cukup ditaruh dipagar maka beruang itu akan datang sendiri mengambil makanan. makanan yang dimakan beruang hampir sama dengan apa yang kita makan loh, sepat bertanya sama guidenya dsna kalo makanannya itu nasi, tahu, telur, buah dan madu sama seperti kita kan..hehehe...